Minggu, 29 Desember 2013

Produksi Jam Dinding Promosi Murah, Bagaimana Caranya?


Jam dinding yang biasa kita lihat di rumah, tentu memiliki kekuatan promosi yang kuat. Kita tentu mengetahui hal itu. Fungsinya sebagai penunjuk waktu yang diletakkan di dinding, membuat jam dinding adalah salah satu barang promosi yang sangat efektif dalam memberikan awareness pada pasar audience. Hal ini jelas menjadi motivasi bagi kita, untuk memproduksi jam dinding promosi bukan? Tapi, kadang harga adalah faktor yang paling kita perhatikan. Seringkali, kita sangat berharap untuk mendapatkan jam dinding promosi yang murah.

Pertanyaannya adalah, bagaimana cara memproduksi jam dinding promosi murah?

Ternyata, hal itu cukup mudah, jika tahu caranya. Dan inilah beberapa cara yang kami sarankan untuk memproduksi jam dinding promosi murah.

1. Pastikan anda memproduksi jam dinding dengan kualitas yang biasa saja

Jika ingin membuat sebuah jam dinding promosi yang murah, mau tak mau kita harus menurunkan sedikit kualitas kita. Karena pada dasarnya, yang murah tidak akan lebih baik dibanding yang mahal. Sad but true.

Namun jangan khawatir. Meskipun kualitasnya bahan bakunya tidaklah premium, kita bisa membuat jam dinding promosi itu terlihat keren dan berkelas, melalui desain dan packaging yang tepat. Hal itu bisa anda komunikasikan dengan bagian desain di perusahaan anda.

2. Pastikan anda memproduksi jam dinding pada waktu yang tepat

Timing adalah salah satu hal penting dalam industri percetakan. Seperti anda tahu, harga barang baku terus berubah dari waktu ke waktu. Karena itu, jika anda ingin memproduksi jam dinding promosi secara murah, sebaiknya anda pastikan waktu produksi anda tidak terlalu mepet.

3. Pastikan anda memproduksi jam dinding pada produsen yang handal

Ini adalah faktor paling penting dalam proses produksi jam dinding promosi. Dengan mempercayakan proses pembuatan pada produsen dan distributor yang handal, besar kemungkinan harga akan dapat ditekan serendah mungkin.

Di Indonesia, produsen semacam ini yang dapat memberikan harga murah dengan kualitas yang mumpuni adalah Cera Production. Mengapa? Karena Cera memiliki sistem pembuatan jam dinding yang efisien dan sesuai kebutuhan, sehingga biaya yang dikeluarkan pun dapat ditekan sekecil mungkin. Tidak percaya? Langsung saja buktikan dengan menghubungi pihak marketing Cera di (0274) 828 5208.

Kamis, 19 Desember 2013

Membuat Jam Dinding Promosi untuk Anak-anak

Promosi tidak hanya ditujukkan bagi orang dewasa semata, namun bisa juga untuk anak-anak. Promosi dengan target pasar anak-anak biasa dilakukan oleh perusahaan yang industrinya memang berfokus pada anak-anak. Seperti halnya taman bermain, kebun binatang, bimbingan belajar, dan lainnya. 

Promosi untuk anak-anak pastinya menggunakan barang promosi yang cocok dan disukai oleh seusia mereka. Apa saja barang promosi yang dapat digunakan? Sebut saja ballpoint, gantungan kunci, tumbler, pin, topi, jam dinding, dan lainnya. 

Meski jam dinding tidak identik dengan barang yang lekat dengan nuansa anak-anak, namun benda ini dapat disulap menjadi seperti apa yang mereka sukai. Bagaimana caranya? Baca ulasan di bawah ini, dan Anda akan mengetahui caranya.

Buat Jam Dinding dengan Warna yang Cerah
Anak-anak cenderung menyukai warna yang cerah seperti pink, merah, biru, kuning, dan hijau. Warna-warna tersebut memberikan kesan yang ceria sehingga sesuai dengan usia mereka. Tidak masalah mencampurkan warna-warna tersebut dalam satu jam dinding, karena justru akan memberikan kesan ramai yang disukai oleh anak-anak.

Beri Gambar Tokoh Kartun yang Disukai Anak-anak

Kesan warna yang ceria saja tidaklah cukup. Memberi gambar tokoh kartun pada jam dinding merupakan langkah yang tepat. Apalagi jika tokoh kartun tersebut sedang banyak digemari, pasti anak-anak akan menyukai jam dinding promosi tersebut.


Tambahkah kalimat motivasi
Anak-anak juga memerlukan kalimat motivasi untuk terus menyemangati hari-harinya, seperti dalam hal belajar, mewujudkan mimpi dan keinginannya. Kalimat motivasi tersebut dapat Anda tambahkan di jam dinding promosi tersebut, agar dapat mereka lihat ketika melihat angka di jam dinding.

Berikut ada satu contoh jam dinding promosi dari Tom-Tom Kidz. 



Tom-tom Kidz membuat jam dinding dengan memadukan warna biru muda dan kuning. Perpaduan warna ini sangat cocok karena menimbulkan kesan yang cerah ceria. Pada bagian atas jarum, terdapat gambar tokoh kartun anak laki-laki dan perempuan yang membuat nuansa anak-anak pada jam dinding tersebut semakin hidup. Di bagian bawah ditambahkan kalimat motivasi yang merupakan tagline dari bimbel ‘Tom-tom Kidz’ sendiri, yakni ‘Aku Bisa’.

Tom-tom Kidz memesan jam dinding ini di produsen merchandise promosi di Yogyakarta, yakni Cera Production. Selain jam dinding Cera juga melayani barang promosi jenis lain seperti topi, kaos, kalender, poster, gantungan kunci dan lainnya. Jika Anda ingin melihat lebih detail apa saja branag promosi yang ditawarkan Cera Production, Anda dapat mengunjungi website www.ceraproduction.com.  


Selasa, 17 Desember 2013

Alasan Jam Promosi Cocok Digunakan Untuk Kampanye Pemilu


Menjelang tahun 2014, tentu kita tahu bahwa Indonesia akan merayakan pesta demokrasinya yang terbesar: Pemilu. Pemilu tingkat pertama adalah pileg, di mana rakyat akan diperkenankan untuk memilih partai politik dan anggota legislatif yang dianggap dapat memenuhi kepentingannya. Pileg ini juga akan menjadi dasar dari calon presiden yang akan diajukan untuk Pilpres pada bulan Juni. Tak ayal, pemilu merupakan sebuah event yang sangat penting bagi pesertanya (parpol).

Salah satu langkah yang penting di pemilu adalah kampanye, yaitu kegiatan dari peserta pemilu (partai politik) untuk mempromosikan partainya dan visi misinya. Biasanya fase kampanye ini akan sangat mempengaruhi pilihan rakyat.

Kampanye itu penting. Namun di sisi lain, seringkali kampanye dianggap memberikan sampah visual untuk masyarakat, terutama pada alat peraga luar ruangan yang memakan tempat publik. Hal itu tentu harus diperhitungkan oleh partai politik.

Kabar baiknya adalah, alat peraga luar ruangan bukanlah satu-satunya media kampanye yang ada. Ada banyak media lain yang dapat dimanfaatkan oleh peserta pemilu. Salah satunya adalah barang promosi, khususnya jam promosi.

Mengapa jam promosi cocok digunakan untuk kampanye pemilu? Inilah alasannya.

1. Jam promosi merupakan barang promosi dalam ruangan yang legal digunakan untuk kampanye kapan saja.


Seperti yang kita tahu, ada banyak peraturan yang mengatur tentang kampanye. Terutamanya kampanye yang menggunakan media luar ruangan, dan tempat publik seperti media cetak dan elektronik. Namun, aturan untuk media-media kecil seperti barang promosi tidak diatur terlalu detail.

Hal itu sangat wajar, mengingat barang promosi tidak mengambil ruang publik dari masyarakat, sebaliknya jam promosi memberikan kemanfaatan yang tinggi untuk masyarakat. Dengan begitu, bisa dikatakan jam promosi adalah media kampanye yang tidak terikat aturan, dan tidak seperti media kampanye yang lain, jam promosi justru dibutuhkan oleh masyarakat.

2. Jam promosi memberikan impresi yang positif untuk masyarakat


Kita sudah sering melihat baliho raksasa dari para caleg atau partai politik, dan bagaimana perasaan kita? Ya, kita jadi lebih mengenal tentang peserta pemilu itu, tapi apakah kita merasa senang melihatnya? Suara yang menyatakan tidak senang, lebih banyak terdengar.

Lalu, bagaimana dengan jam promosi? Jam adalah media yang dibutuhkan untuk melihat waktu. Artinya, barang promosi ini bermanfaat untuk masyarakat. Artinya, orang tidak akan merasa begitu terganggu dengan iklan yang ada di jam promosi. Dengan begitu, kita bisa mengharapkan impresi positif dari masyarakat. Bahkan, tingkat elektabilitas partai kita bisa meningkat dengan itu.

Bagaimanapun juga, jam promosi hanyalah tools bagi peserta pemilu untuk memperkenalkan partainya. Tentu saja ada banyak faktor lain yang mendasari kesuksesan pemilu bagi kita. Namun, dengan jam promosi, bisa dipastikan kita sudah selangkah lebih maju.

Karena itu, tunggu apa lagi? Segera pesan jam promosi dan mulailah berkampanye sekarang juga. Karena kampanye menggunakan jam promosi, tidak perlu menunggu sampai masa kampanye dibuka.

Cera Production melayani pemesanan jam promosi untuk caleg dan parpol. Hubungi Cera di (0274) 828 5208.

Minggu, 15 Desember 2013

Pilih Jam Dinding Atau Jam Meja untuk Promosi?



Jam memang sudah lama digunakan sebagai media promosi. Baik promosi perusahaan maupun promosi kampanye. Jam promosi sendiri ada 2 macam, yakni jam dinding dan jam meja. Jika  dihadapkan pada 2 benda ini, Anda tentu bingung memilihnya. Nah, berikut ini akan dijabarkan dari masing-masing jam tersebut.

Dari segi harga
Untuk masalah harga, jam dinding dan jam meja memiliki harga yang bervariasi, tergantung pada jenisnya atau bentuknya. Jadi, antara kedua jenis jam ini, tidak ada yang lebih mahal atau pun lebih murah. Mayoritas relatif sama tergantung dengan jenis produknya.  

Dari segi bentuk
Dari segi bentuk, jam dinding memilki bentuk bermcam-macam, mulai dari lingkaran, elips, love, kotak, dan lainnya. Sedangkan untuk jam meja sendiri bentuknya tidak standar, dalam artian tidak berbentuk bangun ruang. 





Dari segi warna
Jam dinding tersedia dalam berbagai warna mulai dari hijau, merah, putih, kuning, biru, ungu, dan warna lainnya. Begitu pula dengan jam meja, jam meja tersedia dalam berbagai macam warna, meski yang banyak diminati oleh klien adalah warna hitam, abu-abu, biru, dan putih.

Dari segi ukuran
Dilihat dari segi ukuran, jam dinding memiliki ukuran yang lebih besar, karena memang jam ini ditempatkan di dinding, sehingga dibuat ukuran yang besar agar dapat dilihat. Jam meja di tempatkan di meja, sehingga dibuat dengan ukuran kecil agar tidak memakan banyak tempat. Selain itu, jam meja dilihat dari jarak yang dekat, sehingga tak perlu membuat dalam ukuran yang besar.

Dari ulasan di atas, Anda sudah tahu, karakteristik masing-masing jam. Sebenarnya, tidak ada yang membedakan antara jam dinding dan jam meja, keduanya sama-sama bagus digunakan sebagai media promosi. Semua itu tergantung pada selera masing-masing klien, apakah ingin jam dinding, atau jam meja yang berukuran mungil?

Sebuah produsen barang promosi di Yogyakarta, Cera Production telah menerima pesanan dari berbagai macam klien, baik berupa jam meja ataupun jam dinding. Para klien yang sebagian besar adalah korporat, memiliki selera yang berbeda-beda. Ada yang memilih jam dan memilih jam dinding. Jadi, kedua jenis jam tersebut sama-sama baik bukan?

Jadi, mana yang akan Anda pilih? Jam dinding ataukah jam meja?
 



Selasa, 10 Desember 2013

Jam Weker, Jam Meja Legendaris



Saat ini jam meja adalah sebuah jam yang sudah lekat dengan kehidupan kita. Walaupun belum tentu selalu memiliki jam meja dalam rumah, namun minimal kita pasti tahu apa itu jam meja. Dan jika kita membahas mengenai jam meja, maka kita mungkin akan terngiang pada kata ini: Jam Beker/Weker.

Iya, jam beker/weker adalah jam yang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat. Jam weker/beker adalah jam yang unik dan membuat kita selalu ingat akan kehadirannya. Belum lagi kalau masa kecil kita dihabiskan melawan berisinya bunyi jam weker/beker yang selalu mengganggu tidur kita, pastilah ingatan tentang jam weker akan semakin kuat. Karena itu, tidak berlebihan rasanya jika kita mengatakan bahwa jam weker adalah jam meja legendaris.

Sebenarnya, apa perbedaan antara jam meja dan jam weker? Bukankah mereka adalah satu kesatuan? Ternyata tidak. Jam Weker adalah jam di kamar tidur/meja yang dapat mengeluarkan bunyi berisik untuk membangunkan seseorang pada waktu yang ditentukan. Sedangkan jam meja, pada dasarnya, tidak harus selalu memiliki alarm. Jadi, semua jam weker pasti jam meja, dan jam meja, belum tentu jam weker. Kurang lebih, seperti itulah bedanya antara jam weker dan jam meja.

Alarm keras dan memekakkan telinga ini bisa dibilang adalah ciri khas dari jam weker. Dengan suara yang lantang dan sangat berisik, siapapun akan bangun dari tidurnya, setidaknya untuk beberapa menit. Dan biasanya, di jam beker ini ada tombol kecil di tengah yang dapat ditekan untuk mematikan suaranya yang nyaring.

Jam weker pun sekarang sudah tidak hanya berbentuk mekanik saja, melainkan juga ada yang digital. Tapi tentu, saat kita membicarakan jam weker, kita pasti ingat jam mekanik dengan bentuk yang khas, bukan?

Jam weker pertama kali ditemukan oleh Levi Hutchin pada tahun 1787. Penemuannya saat tu tergolong fenomenal, mengingat betapa sulitnya merakit jam pada waktu itu. Membuat jam di tahun pertengahan adalah hal yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dengan IQ super tinggi dan ketelatenan yang luar biasa. Mungkin jika sekarang, pekerjaan membuat jam itu seperti pekerjaan orang membuat code software yang rumit dan perlu perhatian khusus. Kurang lebih seperti itu.

Teknologi yang digunakan agar jam weker mekanik itu berbunyi adalah sebuah benda pegas yang akan bergerak saat jarum jam sudah sama dengan jarum ‘khusus alarm’ yang di setting di jam itu. Pegas itu akan memicu tenaga untuk memukul lonceng yang ada di jam beker. Akibatnya? Suara yang keras akan muncul dan sangat mengganggu telinga kita. Menyebalkan memang, tapi itulah fungsinya, agar kita bangun.

Namun, perkembangan teknologi yang ada sekarang sudah membuat jam weker mulai ditinggalkan kebutuhannya. Berbagai alat lain sudah bisa menutupi fungsi dari weker itu sendiri, seperti telepon genggam yang juga bisa dijadikan alarm misalnya. Hal ini tak pelak membuat jam weker semakin lama semakin terkikis. Mungkin sebentar lagi jam weker akan berubah menjadi alat sejarah seperti piringan hitam.

Namun tidak semua jam weker bernasib suram. Anaknya, jam meja, kini tetap dibutuhkan oleh masyarakat. Alasannya mudah saja, jam meja memberikan sentuhan personal kepada pemiliknya, sehingga pemiliknya pun akan merasa ditemani oleh jam meja saat dia melakukan tugasnya di atas meja. 

Jam meja juga menjadi sarana promosi bagi perusahaan. Jam meja promosi, menjelma menjadi salah satu kebutuhan penting untuk perusahaan dalam mempromosikan brandnya kepada masyarakat.

Karena itulah, sekarang ini, kita bisa mengatakan kalau jam weker telah selesai masanya, dan jam meja sebagai anaknya, mencoba bertahan di tengah modernisasi yang semakin kuat.